Punk Muslim
- January 25th, 2012
Punk Muslim – Hampir semua orang berpikir bahwa punk sebagai segerombolan anak muda yang anti kemapanan, hidup di jalanan, menjadi pengamen, tindikan dan tato menghiasi tubuh mereka, berpakaian serba hitam serta doyan mabuk-mabukan. Tetapi ada juga aliran punk yang bertolak belakang dari pengertian kata punk yang selama ini melekat di benak masyarakat. Yaitu Punk Muslim, Punk Muslim adalah sebuah Komunitas yang berdiri sejak 3 tahun lalu ini, digagas oleh Budi Khoironi, yang akrab dipanggil Buce. Umurnya baru menjelang seperempat abad. Buce meninggal karena kecelakaan lalu lintas. Sebelum meninggal, Buce telah menitipkan amanah untuk membimbing dan mengasuh komunitas punk dan anak jalanan tersebut kepada Ahmad Zaki. Karena kegigihan Ahmad Zaki, kini usaha untuk menghimpun anggota punk muslim sudah terlihat hasilnya. Punk muslim juga memiliki beberapa lagu yang banyak menyuarakan syair Islami tapi dengan gaya punk. Berikut pernyataan Punk Muslim Yang saya dapat dari situs resmi Punk muslim :
“Punk Muslim mencoba untuk menjalankan perintah seperti, ‘sampaikanlah walau cuma satu ayat’, ‘saling ingat mengingatkanlah kalian dalam kebaikan’, atau ribuan perintah-perintah yang lain, dan kami ini baru satu, dua atau tiga saja yang bisa kami kerjakan, Dan kami ini mengkhususkan untuk menyampaikan kepada diri kami sendiri dan merangkul kawan-kawan Punk yang terlanjur nge-Punk”
“Kami tidak melawan mereka (punkers), yang kami lawan adalah sebuah konsep atau sistem yang membuat mereka seperti yang terlihat sekarang, melawan pembiasan makna kebebasan yang ekstrim dan terlampau mengada-ada, dan melawan dasar mereka turun kejalanan entah karena broken home atau sebab lain.”
“Muslim adalah sebuah subyek, dan Punk hanya sebuah object, terlepas dari letak susunan kata subyek dan object, “punk muslim” atau “muslim punk”.
Kami ini hanya sebuah anti-tesis. Mencoba membuat dialektika dalam punk itu sendiri. Kami bukan punk islam atau islam punk, kami Punk Muslim. “
Harapan Punk Muslim hanya ingin anak-anak punk mengetahui filosofi mereka sebagai manusia, makhluk yang diciptakan oleh Sang Pencipta. Terserah kalian berasal dari latar belakang apa, aliran apa, menguikuti kegiatan apa, asalkan kalian jangan melupakan al-hak, sebagai pemeluk agama. Semoga Punk Muslim benar-benar menjadi komunitas yang akan selalu menuju kejalan yang benar, bukan komunitas yang hanya mencari sensasi atau perhatian.






